News Headline Animator

Kamis, 02 Februari 2012

Inilah.com - nasional: Polri Belum Temukan Unsur Politis Kasus Bima

Inilah.com - nasional
Inovasi portal Berita // via fulltextrssfeed.com
Polri Belum Temukan Unsur Politis Kasus Bima
Feb 2nd 2012, 08:55

INILAH.COM, Jakarta - Polri masih menyelidiki penyebab kerusuhan di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis (26/1/2012) yang mengakibatkan kantor bupati terbakar dan lepasnya puluhan tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Raba.

Mabes Polri enggan menanggapi spekulasi yang berkembang di masyarakat bahwa kerusuhan di Bima Nusa Tenggara Barat karena ada unsur politisnya.

"Saat ini, karena masih dalam proses. Kita tidak bisa mengkaitkan dengan provokator dari luar-lah. Kalau nanti dalam penyidikan ditemukan seperti itu, ya seperti itu," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution, di Mabes Polri, Kamis (2/2/2012).

Karenanya ia meminta semua pihak menunggu proses penyidikan dan fakta lapangan yang ada dan tidak menduga-duga adanya unsur politis dan provokator dalam kasus tersebut. Bila hasil penyidikan ditemukan adanya unsur politis maupun provokator, Saud mengatakan, pihaknya tentu akan mengungkapkan apa adanya ke masyarakat.

"Nantinya setelah kita menyidik dan menemukan tersangka dan tersangka bilang ini ada kaitan dengan itu (politis dan provokator), akan kita bilang seperti itu. Tapi sementara belum," ucap Saud.

Dia menjelaskan, kepolisian akan menangani kasus di Bima hingga tuntas satu persatu. Pertama kasus yang terjadi pada 24 Desember 2011, terkait pembakaran dan pengrusakan beberapa fasilitas pemerintah. Kedua berkaitan dengan kasus kerusuhan yang terjadi pada 26 Januari 2012 yang masih dalam pengembangan penyidik.

Untuk kasus pertama, beberapa tersangka yang terlibat sudah masuk dalam penyerahan tahap kedua di kejaksaan dan segera diajukan ke persidangan. Jaksa, kata Saud, dalam hal ini sudah berkoordinasi dan menyatakan sudah menyiapkan dakwaannya. Sedangkan kasus kedua, saat ini tengah didalami oleh petugas dari Polda NTB, diperkuat dari Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri.

"Saya kira siapa-siapa yang nanti jadi provokator, saya kira tidak perlu kita sampaikan karena masih berproses," imbuhnya.

"Harus dibedakan mana yang merupakan perkiraan atau data intelijen dan penyidikan. Kalau penyidikan ini kan berdasarkan fakta di lapangan. Kalau berdasarkan penyelidikan dan pemeriksaan tersangka ada kaitannya dengan pembakaran kantor DPC Golkar, akan kita katakan (ada)," ujar Saud. [mvi]

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Keluarga Yang Mengandalkan Tuhan

Embed podcast to your blog or website











Arsip Blog

Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner