News Headline Animator

Kamis, 02 Februari 2012

ANTARA News - Ekonomi: PG Asset berencana kelola tiga reksa dana

ANTARA News - Ekonomi
News And Service // via fulltextrssfeed.com
PG Asset berencana kelola tiga reksa dana
Feb 2nd 2012, 09:13

Jakarta (ANTARA News) - Perusahaan Manajer Investasi PG Asset Management, yang baru saja memisahkan diri (spin off) dari PT Panca Global Sekuritas Tbk (PEGE), berencana mengelola tiga reksa dana pada 2012.

"Dalam pipeline perseroan, tahun ini akan mengelola tiga produk reksa dana," kata General Manager PG Asset Manajement Endrat Nur Wibowo di Jakarta, Kamis.

Saat ini, kata dia, sebanyak lima persen saham PG Asset Management dimiliki oleh PT Panca Global Sekuritas, sebesar 57 persen dipegang Multi Kem Suprindo, dan Santosa Bara Mitra sebesar 38 persen.

Ia mengemukakan, dari tiga produk reksa dana yang akan dikelola itu, yang pertama merupakan produk yang dipindahkan dari PT Panca Global Sekuritas yakni Reksa Dana PG Sejahtera, produk itu merupakan Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT).

"Saat ini masih dalam proses pemindahan," katanya.

Kemudian, kata dia, perseroan berencana untuk segera menandatangani kerja sama dengan pihak lain untuk menangani produk reksa dana saham.

"Reksa dana itu asetnya saham bisnis 27 indeks," ujarnya.

Sementara, lanjut dia, reksa dana yang akan dikelola lainnya juga merupakan produk baru dari RDPT yang dalam waktu dekat ini akan diajukan ke Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).

"Rencananya baru akan kami masukkan ke Bapepam-LK pada bulan Maret mendatang," ujar dia.

Ia menambahkan, pihaknya juga menargetkan dana kelolaan pada tahun ini dapat mencapai lebih dari Rp1 triliun.

PG Asset Management telah mendapatkan izin kegiatan usaha sebagai manajer investasi dari Bapepam-LK per 27 Desember 2011.

Secara terpisah Ketua Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) Abiprayadi Riyanto mengatakan, industri reksa dana Indonesia diprediksi dapat tumbuh 15-20 persen pada tahun ini.

Namun, kata dia, jika gejolak ekonomi di Uni Eropa belum mereda, maka pertumbuhan diproyeksikan dapat mencapai 10 persen dikarenakan sentimen negatif dari krisis Eropa cukup kuat.

"Kalau krisis Eropa bisa membaik mungkin bisa sebesar 15-20 persen pertumbuhannya. Tapi kalau tidak ditangani dengan baik, paling bagus tumbuh maksimal sebesar 10 persen," kata dia.

(KR-ZMF/R010)

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Keluarga Yang Mengandalkan Tuhan

Embed podcast to your blog or website











Arsip Blog

Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner